BERLIN, DIGITAL DIGEST — Salah satu Tragedi penerbangan paling kelam dalam sejarah modern terungkap lewat investigasi mendalam. Kecelakaan pesawat Germanwings Penerbangan 9525 yang menewaskan seluruh 150 penumpang dan awak di Pegunungan Alps, Prancis, ternyata bukan disebabkan oleh kerusakan teknis atau cuaca buruk, melainkan aksi sengaja yang dilakukan oleh ko-pilot sendiri.
Hasil investigasi otoritas penerbangan dan kepolisian mengonfirmasi bahwa ko-pilot Andreas Lubitz secara sadar mengunci kapten pilot di luar kokpit dan mengarahkan pesawat hingga menabrak tebing gunung.
Kronologi Singkat Peristiwa di Kokpit
Investigasi berdasarkan rekaman black box (Perekam Suara Kokpit/CVR dan Perekam Data Penerbangan/FDR) menunjukkan kronologi mengerikan saat penerbangan rute Barcelona menuju Düsseldorf tersebut:
Pilot Meninggalkan Kokpit: Kapten pilot Patrick Sondenheimer keluar dari kokpit untuk menggunakan toilet setelah pesawat mencapai ketinggian jelajah.
Kokpit Dikunci: Lubitz memanfaatkan momen tersebut untuk mengunci mekanisme pintu kokpit yang diperkuat secara elektronik.
Penurunan Ketinggian Manual: Lubitz merubah pengaturan sistem navigasi autopilot dari ketinggian 38.000 kaki menjadi 100 kaki.
Upaya Penyelamatan Gagal: Dalam rekaman, terdengar kapten pilot berusaha mendobrak pintu kokpit dan berteriak meminta agar pintu dibuka, sementara napas Lubitz terdengar tenang hingga detik-detik sebelum benturan.