Loncat ke konten
News

Baru Diresmikan Langsung Anjlok: Insiden Jembatan Pongpet Pangandaran, Dandim Minta Maaf

Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta, Pangandaran, mengalami anjlok dan kerusakan pada struktur tali sling besinya hanya beberapa menit usai diresmikan akibat beban berlebih (overcapacity) saat dilintasi lebih dari 50 orang secara bersamaan. Komandan Kodim 0625/Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan, menyampaikan permohonan maaf terbuka atas insiden tersebut dan mengonfirmasi tidak ada korban jiwa, sementara akses jembatan kini ditutup total untuk proses evaluasi serta perbaikan teknis.

Sahrul Ramadhan 1 menit baca 4 kali dibaca
Baru Diresmikan Langsung Anjlok: Insiden Jembatan Pongpet Pangandaran, Dandim Minta Maaf — News

PANGANDARAN, DIGITAL DIGEST — Momen selebrasi peresmian infrastruktur di Kabupaten Pangandaran berakhir dramatis. Jembatan Gantung Pongpet yang berlokasi di Dusun Margajaya, Desa Margacinta, anjlok dan mengalami kerusakan pada struktur tali sling besi, hanya selang beberapa menit setelah prosesi pengguntingan pita peresmian pada Minggu (30/8/2026) sore.

Komandan Kodim (Dandim) 0625/Pangandaran, Letkol Czi Citra Kurniawan, menyampaikan permohonan maaf terbuka atas insiden tersebut dan memastikan proses perbaikan segera dilakukan.

Kronologi Kejadian: Antusiasme Warga Berujung Overload

Insiden bermula usai Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, secara resmi memotong pita tanda dibukanya Jembatan Pongpet. Saat rombongan Bupati, Dandim, dan pejabat daerah mulai berjalan melintasi jembatan sepanjang 60 meter tersebut, puluhan warga turut mengekor di belakang.

Lebih dari 50 orang diperkirakan berada di atas struktur jembatan gantung berlantai kayu tersebut dalam waktu bersamaan. Akibat beban yang melebihi kapasitas rancangan, dudukan sling besi penahan jembatan di sisi kanan terlepas dari patok utamanya, menyebabkan posisi jembatan miring dan melengkung tajam ke bawah.

"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas ketidaknyamanan akibat insiden ini. Faktor utama pemicunya adalah kelebihan kapasitas beban saat peresmian berlangsung," ujar Letkol Czi Citra Kurniawan dalam keterangannya.

Diskusi

Komentar (0)

Sudah punya akun? Masuk supaya nama terisi otomatis. Komentar tamu ditinjau redaksi sebelum tayang.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama.